- Produk Kosmetik
Kecantikan adalah salah satu anugerah Tuhan yang tidak ternilai, kita sebagai makhluk yang diberi kehidupan dengan tubuh yang utuh dan lengkap, cantik dan sehat patut bersyukur dengan meningkatkan ibadah kita dan selalu menjaga, merawat, dan memeliharanya. Salah satu cara menjaga, merawat dan memelihara kecantikan adalah dengan menggunakan produk kosmetik. Di zaman yang serba instan, orang tentu ingin segala sesuatu secara praktis, termasuk salah satunya pada saat berbelanja kosmetik. Oleh sebab itu memulai usaha produk kosmetik dengan bahan baku nabati/hewani merupakan salah satu peluang usaha yang potensial.
2. Penyajian dan Kemasan Produk Kosmetik
Pada akhirnya, setiap produk kosmetik harus diberi kemasan. Kemasan di sini selain berfungsi sebagai wadah dan pelindung juga sebagai daya tarik. Umumnya, produk kosmetik dikemas dengan bahan kaca, plastik, aluminium, dan bagian luarnya dimodifikasi dengan bahan alami seperti kelobot jagung. Bentuknya pun beraneka ragam, bisa disesuaikan dengan bahan bakunya seperti parfum mawar bentuknya pun mawar.
3. Perawatan Produk Kosmetik
Produk kosmetik ataumake-upmemang mempunyai umur kadaluarsa. Tetapi, jika kita tidak benar menyimpannya, maka kosmetik bisa rusak yang ditandai dengan berubah warna atau berbau, padahal belum seharusnya belum kedaluwarsa. Beberapa hal yang harus kamu perhatikan dalam hal ini antara lain seperti berikut.
- Tutup rapat kemasan setelah selesai menggunakannya dan letakkan pada tempat yang sejuk. Kemasan yang terbuka walaupun hanya sedikit dapat membuat udara masuk dan bakteri yang ada di dalamnya berkembang biak dan menyebabkan kerusakkan pada kosmetik.
- Gunakan kuas atau spons saat menggunakan kosmetik
- Bersihkan wajah dan pastikan wajah dalam keadaan kering saat akan merias wajah. Air atau keringat dapat memicu jamur jika menempel pada produk kosmetik.
- Pastikan tangan dalam keadaan bersih dan kering jika harus menyentuh produk kosmetik.
- Wirausaha Produk Kosmetik
- Promosi Perencanaan Produk Kosmetik
Pemasaran tidak hanya berhubungan dengan produk, harga produk, dan pendistribusian produk, tetapi berkait pula dengan mengomunikasikan produk ini kepada konsumen agar produk dikenal dan pada akhirnya dibeli. Untuk mengomunikasikan produk ini perlu disusun strategi yang disebut dengan strategi promosi, yang terdiri atas empat komponen utama yaitu periklanan, promosi penjualan, publisitas, dan penjualan tatap muka
4. Aspek Pemasaran
Ada banyak cara untuk memasarkan masker bengkuang, disesuaikan dengan kapasitas produksi yang sudah dibuat.
1) Tahap pertama mulailah dengan yang kecil, kenalkan masker bengkuang kepada guru-guru, teman-teman dekat, teman sekolah, tetangga di sekitar komplek, atau teman bermain. Berilah sedikit tes produk agar mereka bisa menggunakan masker bengkuang kamu supaya mereka tertarik membeli.
2) Jika masker bengkuang mulai bisa diterima dan banyak penggemar, mulailah merambah pasar baru dengan menitipkannya di koperasi sekolah, warung, dan toko.
3) Manfaatkanlah teknologi internet dan media sosial seperti facebookdan twittersebagai sarana penjualan lain, perbanyaklah teman dan followers, untuk memperluas pemasaran. Bisa juga dengan membuat bloggratis atau websiteyang berbayar dengan relatif terjangkau harganya.Pengolahan bengkuang menjadi masker, hanya satu contoh usaha yang bisa dikembangkan dengan mudah dan murah. Usaha ini bisa dimulai saat kita masih duduk di bangku sekolah, tentu dengan mengatur jadwal sebaik mungkin sehingga kegiatan sekolah tidak terganggu. Apabila sudah berkembang lebih pesat, bisa memanfaatkan ibuibu atau karang taruna, sebagai mitra kerja. Teman dan guru sekolah, bisa menjadi pasar kita yang utama, yang jika berkembang bisa dilanjutkan ke sekolah lainnya yang ada dalam satu wilayah tempat tinggal kita.
5. BEP (Break Event Point)Usaha Pembuatan Produk Kosmetik
BEP digunakan untuk mengetahui jangka waktu pengembalian modal atau investasi suatu kegiatan usaha atau sebagai penentu batas pengembalian modal. Produksi minimal suatu kegiatan usaha harus menghasilkan atau menjual produknya agar tidak menderita kerugian. BEP adalah suatu keadaan dimana usaha tidak memperoleh laba dan tidak menderita kerugian.
BEP merupakan alat analisis untuk mengetahui batas nilai produksi atau volume produksi suatu usaha untuk mencapai nilai impas yang artinya suatu usaha tersebut tidak mengalami keuntungan ataupun kerugian. Suatu usaha dikatakan layak jika nilai BEP produksi lebih besar dari pada jumlah unit yang sedang diproduksi saat ini berlaku saat ini, dimana BEP produksi dan BEP harga dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut:
Jika biaya produksi yang dikeluarkan untuk pembuatan produk kosmetik sebesar Rp 190700,-/paket, sedangkan total produksi menghasilkan 120 bungkus per paket, dan jika harga produk kosmetik dihargai Rp 5000 per bungkus maka:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar